Salah satu tim dari Program Studi Sistem Informasi angkatan 2022 Universitas Jambi, yang diketuai oleh Dwi Arie Junianto, berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2024. Tim ini mengikuti PKM dalam bidang Karyawan Inovatif (KI), sebuah program yang menuntut kreativitas dan inovasi tinggi dalam menciptakan solusi relevan dengan kebutuhan industri.

Mengapa PKM?

PKM adalah salah satu kompetisi bergengsi yang diselenggarakan secara nasional, dengan beberapa tahap seleksi mulai dari tingkat universitas hingga tingkat nasional. Dari delapan bidang PKM yang tersedia, tim ini memilih Karyawan Inovatif. Bagi mereka, perjalanan di ajang ini memberikan kesan mendalam, terutama ketika mereka dinyatakan lolos tahap pendanaan di tingkat nasional dan menjadi satu-satunya perwakilan program studi serta universitas di bidang PKM KI.

Tantangan yang Dihadapi

Bagian paling menantang bagi tim ini adalah tahap presentasi (PKP2), di mana mereka harus mempresentasikan proyek di hadapan universitas-universitas besar dari seluruh Indonesia. Dengan pengawasan ketat dari reviewer tingkat nasional, pengalaman ini memberikan tantangan tersendiri sekaligus kebanggaan bagi tim.

Anggota Tim Dwi Selama Mengikuti PKM:

Dosen Pembimbing: Muhammad Razi A., S.T., MMSI.

Ketua: Dwi Arie Junianto

Anggota:

  1. Mukhtasim Billah
  2. Amanda Iza Sofiani
  3. Muhammad Alfares
  4. Rizki Monika

Pesan untuk Mahasiswa

Dwi Arie Junianto: “Aku sangat salut dengan timku yang selalu bekerja sama meskipun tugas mereka sangat berat. Beberapa anggota yang rumahnya jauh harus pulang-pergi dari kampung ke Jambi saat pekerjaan sangat padat, namun tetap bisa menyelesaikannya. Ekspektasiku kalah dengan realita; tim ini terus maju berkat dukungan dosen, anggota, dan faktor-faktor lainnya. Kerja keras Amanda yang menangani seluruh informasi dari luar serta editing feed yang menurutku sangat sulit, dan kerja keras Bang Tasim yang mempersiapkan semester akhirnya, serta kerja keras Rizki Monika dan Fares yang selalu mendukung setiap konten dan editing kami. Kalian adalah anggota terbaik yang pernah aku miliki, aku bangga dan cinta kalian. Walaupun ini pengalaman pertama kita semua, aku harap ini bukan yang terakhir. Terus maju dengan inovasi lainnya.”

Dwi juga secara pribadi berterima kasih kepada Pak Razi, dosen pembimbingnya, yang rela mengorbankan waktu istirahatnya untuk proyek ini.

Mukhtasim Billah: “Kesan dan pesan untuk yang ingin ikut PKM, ingatlah bahwa perjalanan ini bukan hanya tentang hasil akhir, tapi juga tentang proses yang akan dijalani. Siapkan diri untuk bekerja keras dan berkomitmen karena tantangan pasti akan ada. Namun, jangan takut untuk mencoba dan berinovasi, karena dari sinilah kalian akan menemukan keterampilan dan kreativitas yang mungkin belum kalian sadari sebelumnya. Ingat, setiap usaha yang kalian lakukan akan memberikan pelajaran berharga.”

Amanda Iza Sofiani: “Kesan dan pesan dari kami adalah jangan terlalu puas setelah mendengar pengumuman lolos pendanaan, karena itu baru awal dari perjalanan yang memerlukan lebih banyak usaha. Jangan biarkan waktu mengejar kita untuk bekerja. Buat teman-teman yang mau ikut PKM, ini adalah kesempatan besar untuk mengembangkan ide dan kemampuan. Jangan takut gagal, karena dari setiap tantangan, kita akan belajar banyak hal. Kerjakan dengan sepenuh hati, dan nikmati prosesnya. Semangat dan good luck!”

Muhammad Alfares: “Kesan selama ikut PKM awalnya biasa saja, tapi setelah lolos, itu membuat kami lebih semangat untuk improve dan berusaha lebih keras. Pesanku, jangan patah semangat, berusaha dulu, dan kerja keras. Apapun hasilnya, itu tetap memuaskan untuk meningkatkan diri kita sendiri.”

Rizki Monika: “Selama mengikuti kegiatan PKM ini, saya merasa memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi ide-ide saya, dan ini memberikan keterampilan baru serta mengasah kemampuan problem solving dan kerjasama tim. Pesan untuk mahasiswa yang ingin ikut dalam PKM, saya sarankan untuk membaca informasi dengan cermat dan selalu periksa informasi terbaru mengenai PKM yang diikuti agar tidak ketinggalan.”

Penulis: Adnauval Chazomi/HUMAS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *